ANALISIS
KESALAHAN BERBAHASA TATARAN SINTAKSIS
Sintaksis
adalah cabang linguistik tentang susunan kalimat dan bagian-bagiannya, ilmu
tata kalimat (Tim Penyusunan Kamus, 1996:946). Ramlan (1987:21) mendefenisikan
sintaksis sebagai bagian atau cabang dari ilmu bahasa yang membicarakan seluk
beluk wacana, kalimat, klausa dan frase. Kesalahan dalam tataran sintaksis
berhubungan erat dengan kesalahan pada bidang morfologi, karena kalimat
berunsurkan kata-kata. Pada kesempatan ini penulis akan menganalisis Kesalahan
Berbahasa Tataran Sintaksis dalam Koran Haluan Riau.
Adapun
kesalah yang dijumpai adalah sebagai berikut :
Contoh tidak baku:
·
Dafam
hotel Pekanbaru terpilih sebagai tempat
pelaksanaan General Manager’s konference 2014 yang ke-4.
Contoh
baku:
·
Hotel
Dafam Pekanbaru terpilih sebagai tempat pelaksanaan
General Manager’s konference 2014 yang ke-4.
Susunan
kata yang dicetak miring pada contoh di atas tidak sesuai dengan kaidah bahasa
Indonesia. Hal tersebut merupakan pengaruh dari bahasa asing, kaidah bahasa
Indonesia dengan bahasa asing yang berbeda membuat terjadi kesalahn berbahasa,
sebaiknya kata tersebut disusun sesuai kaidah bahasa Indonesia bukan bahasa
asing. Penulisan yang benar adalah Hotel
Dafam Pekanbaru bukan Dafam Hotel
Pekanbari.
Contoh
tidak baku :
·
Urusan gadai mengadai ini tentu saja diharapkan
jangan samapai mengganngu kemandirian mereka sebagai wakil rakyat.
Contoh
baku :
·
Urusan menggadaikan ini tentu saja diharapkan
jangan sampai mengganngu kemandirian mereka sebagai wakil rakyat.
Kesalahan
yang terdapat pada kalimat diatas adalah penggunaan bentuk resiprokal yang
salah, bentuk resiprokal adalah bentuk bahasa yang mengandung arti “berbalasan”
hal ini tentu bertentangan dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar. Kata
gadai menggadai ini seharusnya
ditulis menggadaikan saja. Dalam
KBBI(2003;324) kata gadai memiliki
makna, 1, meminjam uang dalam batas waktu tertentu dengan menyerahkan barang
sebagai jaminan. Sedangkan kata menggadaikan
dalam KBBI(2003;325) memiliki makna menyerahkan
barang sebagai tanggungan utang.
Contoh
tidak baku :
·
Roy Suryo, secara resmi
membuka event balab sepeda motor Tour De Siak 2014.
Contoh
baku :
·
Roy Suryo, secara resmi
membuka acara balab sepeda motor keliling Siak 2014.
Kesalahan
yang tedapat pada kalimat diatas, tepatnya pada penggunaan istilah asing,
padahal kita tidak boleh mencampur adukkan bahasa Indonesia dengan bahasa
Asing. Hal ini bisa terjadi mungkin karena seseorang ingin memperlihatkan
kemahirannya dalam menggunakan bahasa asing, sedangkan tidak semua orang bisa
paham dan mengerti dengan bahasa asing terutama pada orang yang memiliki
pendidikan yang rendah. Dalam KBBI (2003;4) kata acara memiliki makna 1, hal atau pokok yg akan dibicarakan (dl
rapat atau perundingan, dsb). Sedangkan kata keliling dalam KBBI (2003;533) memiliki makna 1, garis yang membatasi suatu
bidang, 2, lingkungan disekitar
sesuatu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar